Lindungi Pernapasan dari Polutan Udara

 

Conistoninstitute.org – Bila kalian tinggal di kota-kota besar yang padat penduduk tentu akan mengalami masalah pencemaran udara. Pencemaran udara terjadi akibat asap yang muncul dari kendaraan bermotor maupun asap dari perindustrian.

Zat pencemaran udara atau polutan dapat masuk kapan saja karena terhirup dari udara. Bila asap kendaraan yang banyak mengandung polutan terhirup terus-menerus dan masuk ke dalam tubuh maka akan menimbulkan efek jangka panjang yaitu infeksi saluran pernapasan.

Tetapi, ada tindakan yang dapat kalian lakukan untuk mencegah supaya tidak selalu menghirup polutan.

“Masyarakat bisa memakai masker agar terhindari dari polutan yang terhirup. Terlebih lagi buat orang yang mengendarai motor. Masker perlu dipakai. Ini (masker) sebagai alat perlindungan,” ungkap Koordinator Perkumpulan Aksi Ekologi dan Emansipasi Rakyat (AEER), Pius Ginting.

Di Jakarta ada waktu-waktu tertentu peningkatan pencemaran udara dan kandungan polutan yang tinggi. Pada waktu sibuk di pagi hari ketika orang-orang berangkat kerja maka polutan semakin meningkat.

Pada pagi hari, kebanyakan orang menggunakan kendaraan bermotor untuk berangkat bekerja dan menyebabkan jalanan padat. Kendaraan bermotor menyumbang polutan cukup besar pada lingkungan.

“Saya pernah mengukur tingkat polutan di dekat Stasiun Kemayoran. Pada jam 7 pagi, tingkat polutan berada di kategori tinggi (di atas angka 100 mikrogram per meter kubik–kategori tidak sehat). Karena kan orang-orang pergi bekerja. Tapi saat malam hari (di atas jam 9 malam) juga tetap tinggi (tingkat polutannya),” ungkap Pius Ginting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *