Mengapa Wanita Kalah Cepat Berlari Dari Laki-Laki ?

 

Conistoninstitute.org – Olahraga paling mudah adalah berlari, karena tidak memerlukan biaya yang mahal untuk olahraga ini. Olahraga ini dapat dilakukan oleh laki-laki maupun perempuan baik tua, muda maupun anak-anak.

Tetapi kalian pernahkah mengamati bahwa betapun bekerja kerasnya seorang wanita berlari tetap saja kalah oleh seorang laki-laki. Mengapa bisa demikian ?
ternyata banyak yang menjawab dengan berbagai alasan yang berbeda. Tetapi pada intinya hal ini terjadi karena adanya pengaruh hormon dan ukuran tubuh manusia.

“Sebelum anak perempuan dan laki-laki mengalami pubertas, ukuran tubuh mereka sebenarnya cukup mirip. Namun selama pubertas, anak laki-laki mengalami lonjakan testosteron. Hingga menginjak dewasa, beberapa pria bahkan memiliki 20 kali lipat testosteron–lebih banyak dari perempuan,” kata dokter Emily Kraus.

Menurut Society of Endocrinology hormon testosteron ini memiliki banyak peran dalam tubuh termasuk merangsang tubuh untuk meregenerasi sel darah baru, dan juga menjaga otot dan tulang tetap kuat.

“Karena kurang memproduksi testosteron, perempuan kurang memiliki massa otot. Sebaliknya laki-laki memiliki lebih banyak otot,” ungkap dokter kedokteran olahraga,” kata dr. Emily.

Dia mengatakan kaki seorang laki-laki memiliki 80% otot dan sedangkan perempuan hanya 60% saja. Dengan otot yang kuat dan lebih banyak tentu saja seorang laki-laki akan lebih kuat dan mampu berlari lebih cepat dari pada perempuan. Tidak hanya itu, didalam otot laki-laki terdapat serat yang dapat membantu untuk melincahkan setiap gerakan.

Perempuan lebih banyak memproduksi hormon estrogen yang dapat membuat memiliki lemak yang lebih banyak dari pada laki-laki.

Setiap kali jantung memompa darah, jumlah darah perempuan jadi lebih sedikit dibanding pria,” ujar dr. Emily.

Menurut Dr. Miho Tanaka menambahkan bahwa laki-laki cenderung memiliki kaki yang lebih panjang dari perempuan dan sedangkan pempuan memiliki pinggul yang lebih lebar sehingga ketika berjalan maupun berlari tidak seefisien gerakan laki-laki.

“Ini bukan berarti perempuan dengan pinggul lebar tidak dapat berlari, tapi ini adalah salah satu dari banyak faktor yang menjelaskan mengapa dia tidak secepat pria,” kata Dr. Miho.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *