Perbedaan Berbagai Kategori Make Up Artis

 

 

Conistoninstitute.org – Berbincang mengenai pekerjaan makeup artis maka tidak dipungkiri bahwa banyak orang yang berpikiran kalau makeup artis semuanya adalah sama. Pemikiran bahwa seorang makeup artis pasti bisa merias untuk semua jenis keperluan makeup. Baik acara pernikahan, fashion, sampai untuk acara televisi.

Ternyata, makeup artis juga terbagi dalam beberapa kategori masing-masing. Terdapat makeup artis fashion, makeup artis spesialis wedding ada pula makeup artis komerial yang umumnya mengurus kebituhan proses pengambilan film maupun iklan produk.

“Kategori make-up artis itu sebenarnya macam-macam. Ada yang komersil doang, ada yang khusus untuk fashion saja, dan ada yang spesial untuk wedding. Nah yang sedikit ini, yang untuk fashion. Sejauh ini kebanyakan make-up artis itu yang buat wedding,” kata Philipe di senayan, Jakarta.

Salah satu yang dianggap sebagai makeup artis fashion dengan makeup arti wedding. Sebenarnya meskipun sama mengurus terkait riasan wajah tetapu keduanya mempunyai perbedaan.

“Kalau make-up artis wedding itu, terbiasa dengan complexions yang pasti tebal. Semua dihajar, tonjolin riasan mata, pipi, bibir semuanya main. Nah kalau make-up artis fashion tidak, seorang make-up artis fashion harus punya skill untuk bisa mengatur complexions di wajah, sebab tidak semua make-up bisa diaplikasikan pukul rata semuanya tebal. Begitu juga soal permainan warna,” terangnya.

Selanjutnya, Philipe juga menjelaskan bahwa kemampuan untuk menangani complexions lah yang menjadi perbedaan dari kedua jenis makeup artis tersebut.

“Make-up artis fashion ini kurang lebih serupa dengan make-up artis komersial. Harus mengatur kompleksi make-up di wajah, agar bisa menampilkan gaya make-up no make yang flawless. Kemampuan inilah yang kebanyakan make-up artis lainnya tidak punya, karena kebanyakan inginnya pulasan make-up nya ya tebel, padahal kemauan klien tidak begitu,” imbuhnya.

Tidak hanya mengatur complexion riasan wajah tetapi ada pula hal lain yang membedakan yaitu terkait kemampuan menganalisis konsep fashion yang sangat banyak serta pengetahuan mengenai titik pulasan makeup.

“Make-up artis fashion itu on demand, artinya dia harus bisa menerjemahkan all concepts yang beda-beda, harus bisa menyesuaikan dengan tema rancangan busana dari para desainer. Belum lagi untuk kebutuhan kamera, entah itu untuk foto katalog, look book, atau panggung runway. Istilahnya harus punya pakem, tidak bisa semua kemauannya sendiri. Kelebihan make-up artis fashion, tahu di mana satu dua titik (titik tebal) yang harus diberi statement supaya riasan di wajah ini bisa berbicara dan menunjang busana dari desainer itu sendiri,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *